Sebuah Coretan Tak Berpena
Serukah? kumpulkan sepotong demi sepotong dari serpihan
Memory Perjalanan satu per satu langkah pijakan di bumi.
Entah mulai dari mana dan ketikan apa saja yang harus
diketik, mencoba sebuah ketikan dari apa yang terlintas dari pikiran untuk
sebuah tulisan dan coretan usang. Ingin bercerita walau begitu banyak ragam
cerita dari sebuah perjalanan yang sudah terjelajah bagi semua orang.
Pikiran mulai agak sedikit miring ‘gesrek’ tersenyum dengan
tawa, cerita tentang memory yang mulai usang dan tergerus waktu. Hati mulai
berbisik, setiap perjalanan mempunyai arti dan cerita nya masing-masing bagi
seseorang. Belajar untuk mengetik dalam takaran satu langkah sebuah ketikan.
‘Melongo Bego’...
Mencoba membawa dalam imajinasi dan bermain dalam pikiran
dan terbang melalui sebuah Ingatan. Merem sebentar ‘Alam itu Indah tanpa
merusak Nikmatilah’.
Hijau daun rimbun pohon / Biru laut luas samudra jadi sebuah
titik awal langkah cerita. Begitu merdu nyanyian sang Alam serta syahdu dendang
sang ombak mengajak bermain dan canda dalam hening dari sebuah kebisingan
sebuah pergerakan kehidupan yang saling berlalu lalang. Tawa riang kicau burung
semilir angin saling bergurau dalam alunan tarian tumbuhan dan gemericik air.
Bahagia hembusan udara pantai saling sapa dalam kelembutan ombak yang menari
dari banyak nya buih lautan.
Kosongkan sebuah kotak kecil dalam kepala untuk berimajinasi
dan bercanda dengan pikiran, tawa gelitik saling tertawa ‘Wkwkkwk’ mulai stres.
Itu dia tersimpan dan terabaikan sebuah kotak usang tak bernyawa, bersihkan
dari lekatnya debu bertahun lama nya tanpa goresan atau ukiran cerita maupun
coretan kertas usang yang menguning.
ZzzZzzzz Ngantuks, see yaa.
Ttd,
JoAnsen